Iklan

assalamualaikum... buat para tetamu ya... mungkin ada ada yg ingin mengiklankan blog masing2 atau ad yang ingin saya bantu akan busnessnya... jadi saya sediakan ruangan ini untuk kalian bisa memanfaatkannya.. jadi untuk sebarang pengiklanan boleh diajukan di emel ini han_nafi1992@yahoo.com .
iluvislam
Portal BALADI
There was an error in this gadget

Followers

KARAMAH VS ISTIQAMAH



"Terus-terang ku katakan, dalam hati ini ada rasa menyesal apabila bergurukan dia." Luah seorang di antara mereka.

"Sudah lama kita bersama dia. Sehingga kini pun aku cuma berperasaan biasa-biasa saja. tiada apa-apa kelebihan pun." Tambah yang seorang lagi.

"Kalau nak dibandingkan dengan guru yang lain, guru kita ini tidak banyak kelebihannya. Menunjukkan kita sesuatu yang menakjubkan pun jauh sekali." Sambut murid yang ketiga.

"Padahal bukan jarang ku dengar, ada guru yang di kampung seberang itu pernah mengeluarkan cahaya di celah-celah jari tangannya..."

"Aku pula ada terdengar, seorang guru di kampung yang lain mampu mengapungkan dirinya.
Bukankah itu sesuatu yang hebat? Maka malanglah kita-kita yang semakin berkulat di sini." Keluh murid yang pertama bersuara tadi.

Allah Maha Besar, perbualan itu sebenarnya sampai ke pendengaran guru mereka. Peribadi yang mulia, kesabaran yang tinggi menghiasi diri si guru itu. Rungutan dan sungutan yang dihamburkan oleh murid-muridnya tetap diterima dengan berlapang dada. Walaubagaimanapun, dia tetap akan memberikan pengajaran berguna untuk anak-anak didiknya, dalam pengajian yang seterusnya nanti.

Kelas pengajian sedang berlangsung. Ulama tua itu sedang khusyuk menyampaikan ilmu yang berkaitan untuk bekalan anak muridnya. Ketika itu, reaksi murid-muridnya tidak begitu memberangsangkan. Nampak seperti mendengar, hakikatnya fikiran mereka melayang. Ilmu yang disampaikan adakah diterima sebaiknya, itu tidak pasti. Ada juga yang terlebih biadab dengan selamba melakukan hal masing-masing. Yang pasti, fikiran mereka lebih tertumpu kepada ingin melihat keajaiban yang boleh memikat hati mereka.

Ketika si guru yang berhati mulia itu menulis di papan tulis, beberapa detik kemudian, dia sengaja melepaskan kapur yang dipegangnya. Ajaib! Kapur itu bergerak dengan sendirinya dan menghabiskan ayat-ayat yang sepatutnya ditulis oleh si guru tadi. Hasilnya, murid-murid itu terlopong dan terpesona dengan perkara aneh yang mereka lihat.

"Tak ku sangka. Rupanya guru kita ini punya karamah tersendiri!" Bisik seorang murid kepada kawannya. Rakan itu pula mengangguk sambil mulutnya masih ternganga.

Untuk beberapa detik, ketika semua anak didik ulama tua itu masih dalam keterpesonaan dan kekaguman menyaksikan keajaiban yang dilakukan oleh guru mereka, dan pada waktu itulah....

Papppppp!!!!!!

Papan tulis ditepuk dengan kuat. Kapur itu terhenti penulisannya, jatuh dan patah. para murid pula terkejut yang amat, tidak kurang yang sedikit melatah. Lalu dengan tegas dan lantang si guru yang penuh ilmu berkata;

"Betapa aku kasihan dan hairan melihat keadaan kamu semua. Hanya kerana pergerakan kapur yang beberapa saat itu sahaja telah menaikkan rasa kagum kamu sampai ke langit! Bagaimana pula dengan diriku yang bertahan lebih 40 tahun telah menulis di papan sebegini?" Guru tua itu memandang dalam-dalam setiap muridnya.

"Apakah yang ada dalam fikiran kamu? Apa penilaian kamu terhadap gurumu? Dan apa yang ada di hati setiap kamu ketika menuntut ilmu?"

Ulama itu meninggalkan murid-muridnya yang sedang menunduk malu dengan tiga persoalan itu...



*Pengajaran Cerita:
Istiqamah itu, pada hakikatnya lebih hebat daripada karamah. Allah sangat mencintakan amalan yang istiqamah sekalipun sedikit. Orang yang istiqamah, lebih terjamin imannya daripada orang yang memperoleh karamah. Sejarah mencatatkan betapa ramai orang yang pernah diberikan karamah telah tersesat kerana iman dan amal yang tidak istiqamah.....

Wallahu'alam...

Allahumma
jammilna bil'afiyati wassalamah
wahaqqiqna bittaqwa wal istiqamah.
wa'aizna min mujibati nadamah
fil hal wal ma'al
innakas sami'ud dua' ... :)

No comments:

Post a Comment

Mafhum

Sabda Rasulullah s.a.w. dari Anas r.a. maksudnya: “Dari keimanan itu terpancarnya hal-hal kebaikan” (Riwayat Bukhari)

__________________

Rasulullah s.a.w. bersabda maksudnya: “Aku belum pernahmelihat sesuatu permandangan yang lebih mengerikan dan lebih menakutkan daripada pemandangan alam kubur“ (Riwayat Tarmizi)

__________________

Dari Abdullah Ibnu Mas’ud r.a Rasulullah s.a.w. bersabdamaksudnya: “Baragsiapa yang bertakziah kepada orang yang tertimpa musibah, maka ia mendapat pahala seperti yang diperolehinya“ (Riwayat Tarmizi, Ibnu Majah & Hakim)

___________________

Rasulullah s.a.w. bersabda maksudnya: “Sesungguhnya Allah menerima taubat seseorang hamba sebelum nyawanya sampai di kerongkong” (Riwayat Tarmizi, Ahmad & Hakim)

___________________

Rasulullah s.a.w. bersabda maksudnya: “Orang yang paling ku utamakan kelak di hari kiamat ialah orang yang paling banyak berselawat kepadaku” (Riwayat Tarmizi & Ibnu Hibban)

_______________________

Dari Abdullah bin Amru Rasulullah s.a.w. bersabdamaksudnya: “Sesungguhnya Allah membenci mereka yang berlagak fasih dalam berkata-kata, yang mempermainkan lidahnya bagaikan lembu memainkan lidah“ (Riwayat Abu Daud & Tarmizi)

________________________

Rasulullah s.a.w. bersabda maksudnya: “Orang yang paling berbahagia di hari kiamat kelak kerana mendapat syafaatku ialah orang yang mengucapkan kalimah Laa ilaaha illallah dengan ikhlas dari lubuk hatinya atau dari dalam jiwanya”(Riwayat Bukhari)

____________________________

Rasulullah s.a.w. bersabda maksudnya: “Cinta terhadap dunia adalah sumber segala dosa” (Petikan kitab Imam Ghazali)

_________________________

Rasulullah s.a.w. bersabda maksudnya: “Barangsiapa yang semakin bertambahilmunya tetapi tidak bertambah hidayahnya, maka dia semakin jauh dari Allah“ (Petikan Kitab Imam Ghazali)

_________________________

Rasulullah s.a.w. bersabdamaksudnya: “Dengki (hasad) itu dapat merosakkan segala kebaikan sebagaimana api dapat menghanguskan kayu-kayan“ (Petikan kitab Imam Ghazali)

_____________________________

Rasulullah s.a.w. bersabda maksudnya: “Yang paling beratmenerima seksaan di hari kiamat ialah orang alim yang ilmunya tiada bermanfaat“ (Petikan Kitab Imam Ghazali)

____________________________

Sabda Rasulullah s.a.w. dari Umar r.a. maksudnya: “Semua amal perbuatan itu adalah berpunca dari niat dan bagi setiap orang itu adalah menurut apa yang diniatkan” (Riwayat Bukhari)

___________________________

Rasulullah s.a.w. bersabda, maksudnya: “Orang yangmemulakan memberi salam adalah terlepas dari sifat sombong dan takabbur“ (Riwayat Al-Baihaqi & Al-Khatib)

___________________________

Rasulullah s.a.w. bersabda maksudnya: “Seseorang di antara kamu pasti diperkenankan (doanya) selagi dia tidak terburu-buru dengan mengatakan “Aku telah berdoa tetapi belum juga dimakbulkan”

(Riwayat Arba’ah)